Rimpang kunyit (RK) merupakan sumber kurkuminoid, yaitu pigmen kuning yang dapat berubah warna pada pH asam, basa, dan netral. Pigmen rimpang kunyit (PRK) telah banyak dimanfaatkan sebagai pewarna alami makanan, obat tradisional, dan obat herbal. PRK juga telah digunakan sebagai indikator titrasi untuk titrasi larutan asam-basa, namun belum dilaporkan untuk titrasi sampel asam ataupun basa. Dalam penelitian ini, PRK diekstraksi dengan etanol dan digunakan sebagai indikator titrasi untuk penentuan asam dalam sampel. Sampel asam dititrasi dengan larutan standar NaOH dan NH4OH. Berdasarkan penelitian ini, PRK menunjukkan perubahan warna yang jelas pada titik akhir titrasi seperti pada titrasi menggunakan indikator methyl red (MR) dan phenolphthalein (PP). Berdasarkan penelitian ini diperoleh kandungan HCl pada sampel yang dititrasi dengan NaOH menggunakan indikator PRK, MR, dan PP masing-masing adalah 149,98 mg, 149,91 mg, dan 149,91 mg, dan pada titrasi dengan NH4OH menggunakan ketiga indikator yang sama berturut-turut adalah 149,91 mg, 149,98 mg, dan 149,87 mg. Penggunaan PRK sebagai indikator lebih murah, mudah diperoleh, ramah lingkungan, dan mendukung green chemistry jika dibandingkan MR dan PP.
Copyrights © 2024