Programe for International Student Assesment (PISA) tahun 2009 menunjukkan bahwapeserta didik Indonesia berada pada peringkat ke-61 dengan skor 396 (skor rata-rataOECD 493), sedangkan PISA 2012 menunjukan peserta didik Indonesia berada padaperingkat ke-64 dengan skor 396 (skor rata-rata OECD 496), PISA 2015 berada padaperingkat-63 dengan skor 397 (skor rata-rata OECD 493) dan PISA 2018 menunjukkanpeserta didik Indonesia berada pada peringkat ke-73 dengan skor 379 (skor rata-rataOECD 487). Paparan skor rata-rata uji literasi peringkat Indonesia menunjukanrendahnya keterampilan membaca peserta didik Indonesia. Hal tersebut membuktikanbahwa sistem pendidikan belum menggali secara penuh pengetahuan peserta didik secaramaksimal dan komprehensif. Literasi merupakan kemampuan peserta didik yangmeliputi pemahaman dasar yang harus dimiliki untuk menggali pengetahuan serta dapatmengaitkan di kehidupan sehari-hari sesuai dengan permasalahan yang dihadapi setiapindividu. Untuk memaksimalkan kemampuan literasi matematika pada peserta didik,penulis menerapkan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Artikel inibertujuan untuk mengetahui bahwa model Project Based Learning (PjBL) untukmemaksimalkan kemampuan literasi matematika dilihat dari sudut pandang kajianpustaka yang ada.
Copyrights © 2024