Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi keterampilan abad 21 (4C), yaitu Critical Thinking, Creativity, Collaboration, dan Communication dalam pembelajaran Fikih di MAS Tahfidz Rokan Hulu. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus, penelitian ini mengamati bagaimana metode pembelajaran seperti diskusi kelompok, proyek berbasis Fikih, dan debat diterapkan untuk mengembangkan keterampilan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi keterampilan 4C berdampak positif terhadap kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi siswa, sekaligus meningkatkan relevansi pembelajaran Fikih dengan tantangan era modern. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan kesiapan budaya belajar, upaya strategis seperti pelatihan guru dan adaptasi kurikulum mampu mengoptimalkan implementasi. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk pengembangan kurikulum berbasis keterampilan abad 21 serta pentingnya evaluasi sistematis untuk menilai keberhasilannya
Copyrights © 2024