Bentang budaya meliputi segala fenomena di permukaan bumi yang berhubungan dengan aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara empiris interaksi penduduk terhadap ruang bentuklahan asal proses vulkanik di Gunungapi Merapi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan survei cepat terpadu dengan menerapkan prinsip triangulasi data. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara dan pengumpulan data sekunder. Hasil penelitian menujukkan interaksi penduduk dengan bentuklahan asal proses vulkanik di sekitar Gunungapi Daerah Istimewa Yogyakarta menunjukkan bentang budaya yang didasarkan atas sumber daya dan bencanaa. Terkait sumber daya, bentang budaya didominasi oleh pemanfaatan lahan pertanian dan wisata. Penduduk lokal sering menanam padi, sayuran, dan tanaman holtikultura lainnya. Aspek perekonomian, keindahan alam dan fenomena vulkanik banyak menarik wisatawan. Sementara itu, bentang budaya terkait bencana yang dapat ditemui pada studi ini berkaitan erat dengan mitigasi bencana sebagai contoh tiang sirine, konstruksi dam sabo dan museum bencana.
Copyrights © 2024