Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil observasi pada siswa kelas V SD Negeri 2 Karangwangun Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon. Permasalahan yang muncul diantaranya siswa kurang aktif, cara mengajar guru yang monoton, kurangnya media yang bervariasi dan pembelajaran yang bersifat hafalan, tanpa siswa terlibat langsung dalam pencarian informasi atau fakta. Hal tersebut yang menyebabkan aktivitas dan hasil belajar siswa menurun. Dari 32 siswa, baru 12 siswa atau sekitar 37,5% yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 2 Karangwangun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, Model pembelajaran yang digunakan yaitu problem based learning (PBL).. Teknik pengumpulan data pada kegiatan ini adalah dengan tes, catatan observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa model PBL dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 2 Karangwangun dengan diperoleh hasil sebagai berikut : pada siklus I dengan data 19 siswa atau sekitar 59,3% mencapai KKM dan pada siklus II diperoleh hasil dengan data 29 siswa atau sekitar 90,6% yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Kata Kunci: Keaktifan; Hasil Belajar; PBL.
Copyrights © 2022