Penelitian ini didasari oleh masalah yang terjadi dalam pembelajaran di kelas II SD. Data awal yang di dapatkan menunjukkan bahwa pada kelas II semester I banyak siswa yang nilainya masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 65. Rendahnya hasil belajar disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu minat belajar siswa yang rendah, dan guru belum menggunakan model pembelajaran inovatif, serta media kurang menarik. Tujuan penelitian yaitu meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa kelas II SD Negeri 1 Bendoharjo. Langkah penelitian disesuaikan dengan tahapan pelaksanaan penelitian PTK yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, test dan kajian dokumen. Teknik analisis data deskriptif kualitatif. Setelah dilaksanakan penelitian dalam 3 siklus didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan setelah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Kesimpulan penelitian bahwa model pembelajaran Problem Based Learning yang dterapkan dengan baik dapat meningkatkan kualitas pembelajaran yang meliputi keterampilan guru, aktivitas siswa, serta hasil belajar pada siswa kelas II di SD Negeri 1 Bendoharjo.Kata Kunci: Problem Based Learning; Model Pembelajaran; Kualitas Pembelajaran.
Copyrights © 2021