Pendidikan di tingkat sekolah dasar memiliki peran krusial dalam membangun pengetahuan dan keterampilan. Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) bertujuan untuk memperluas wawasan siswa tentang lingkungan, alam, serta hubungan sosial di sekitarnya. Namun, dalam praktiknya, hasil belajar IPAS di SDN Bapangan siswa belum mencapai kompetensi yang diharapkan. Salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya hasil belajar adalah kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Dalam penelitian ini, fokus peneliti adalah pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak model Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap hasil belajar IPAS. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain One Group Pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 21 siswa kelas IV SDN Bapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Tes dilakukan dua kali untuk mengukur peningkatan hasil belajar sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil analisis menunjukkan rata-rata pretest sebesar 51,19 dan posttest sebesar 87,62, yang menunjukkan peningkatan yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model Pembelajaran Berbasis Proyek memberikan dampak positif terhadap hasil belajar IPAS pada materi wujud zat dan perubahannya di kelas IV SDN Bapangan.
Copyrights © 2024