Bullying adalah tindakan yang merugikan, merendahkan, atau mengintimidasi individu lain, dengan dampak serius pada kesejahteraan mental dan emosional korban. Mahasiswa di SMA Negeri 8 Brandan memiliki peran kunci dalam memberikan edukasi tentang tidak menormalisasi bullying di kalangan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus untuk mendalam tentang peran mahasiswa dalam mengatasi masalah bullying dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa dapat menjadi teladan dalam perilaku positif, mengorganisir kampanye anti-bullying, mengedukasi teman-teman mereka, memberikan dukungan kepada korban, dan melaporkan insiden bullying. Kolaborasi antara mahasiswa, guru, staf sekolah, dan orang tua sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan positif dan kesejahteraan semua individu di sekolah. Selain itu, peran mahasiswa dalam menggagas program konseling, mengikuti pelatihan anti-bullying, dan melakukan evaluasi terus-menerus merupakan langkah penting dalam menciptakan sekolah yang aman dan bebas dari bullying. Melalui kesadaran, pendidikan, dan tindakan nyata, mahasiswa dapat membantu memutus siklus bullying dan menciptakan lingkungan yang lebih positif bagi semua anggota komunitas sekolah.
Copyrights © 2024