Pendidikan dianggap sebagai aset berharga bagi setiap orang karena memberi mereka kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka sendiri dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Namun, motivasi belajar seringkali menjadi penghalang untuk mencapai tujuan akademik. Seperti yang diketahui, gaya belajar adalah cara unik yang dapat digunakan orang untuk mendapatkan dan memproses informasi. Untuk menghasilkan pembelajaran yang efektif dan efisien, guru harus memahami gaya belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi gaya belajar siswa di Sekolah Menengah Atas Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengguankan pendekatan deskriptif, menurut (Fadli, 2021) memberikan penjelasan bahwa penelitian deskriptif adalah jenis penelitian yang mempelajari fakta-fakta populer saat ini. Peneliti memilih metode ini untuk membangun cerita tentang situasi atau peristiwa. Peneliti memilih metode penelitian kualitatif deskriptif karena tujuan utama penelitian adalah untuk mengetahui gaya dan model belajar siswa di SMA N 11 Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar yang paling dominan dimiliki oleh peserta didik adalah gaya belajar visual (41.5%), diikuti oleh gaya belajar kinestetik (41.5%) dan gaya belajar auditori (16.9%). Penelitian ini menunjukkan bahwa gaya belajar peserta didik di SMA N 11 Semarang beragam. Peserta didik lebih dominan pada model gaya belajar visual dan kinestetik.
Copyrights © 2024