Latar Belakang: Pernikahan dini merupakan perkawinan <20 tahun. Pernikahan usia remaja bagi perempuan berdampak banyak hal karena memiliki risiko lima kali lebih besar untuk meninggal dalam kasus kehamilan dan persalinan karena organ reproduksinya masih belum siap. Namun, faktanya banyak remaja putri yang melakukan pernikahan dini. Masa SMA merupakan salah satu tempat dimana banyak remaja putri yang berumur <20 tahun. Tujuan: Untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja putri tentang risiko pernikahan dini terhadap kehamilan dan persalinan di SMA Nusantara Palangka Raya. Metode: Menggunakan metode deskriptif, lokasi penelitian di SMA Nusantara Palangka Raya, dengan pengambilan sampel teknik accidental sampling berjumlah 38 remaja siswi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisa data dengan coding, scoring, dan tabulating. Hasil: Pengetahuan remaja putri di SMA Nusantara Palangka Raya dari 38 responden sebanyak 1 responden (3%) berpengetahuan baik, 12 responden (30%) berpengetahuan cukup, dan 25 responden (67%) berpengetahuan kurang tentang risiko pernikahan dini terhadap kehamilan dan persalinan. Kesimpulan: Kurangnya informasi didapatkan oleh remaja siswi khususnya tentang kesehatan reproduksi. Disamping itu, informasi yang didapatkan oleh sebagian responden tidak sepenuhnya dari sumber yang terpercaya. Oleh karena itu, diharapkan semua pihak turut berperan dalam hal meminimalisir angka pernikahan dini yang semakin meningkat.
Copyrights © 2024