Penelitian ini berfokus pada analisis peran guru sebagai fasilitator dalam penerapan model PBL dalam pelajaran DDPPLG di SMK N 7 Pontianak. Eksperimen ini melibatkan dua kelompok keas berjumlah masing-masing 36 siswa, yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Instrumen analisis yang digunakan meliputi tes prestasi belajar dan kuesioner motivasi belajar. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode PBL secara signifikan meningkatkan prestasi belajar siswa dengan nilai median kelompok eksperimen mencapai 84,61, sedangkan kelompok kontrol hanya 50,00. Selain itu, 86% siswa merasa lebih termotivasi dalam belajar dan menunjukkan peningkatan keterampilan seperti pemecahan masalah, kerja sama, dan presentasi. Penelitian ini juga menentukan faktor-faktor yang menjadi tantangan dalam penerapan PBL, termasuk kurangnya waktu untuk bimbingan individu dan pengelolaan kelompok yang beragam. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa PBL efektif dalam meningkatkan motivasi dan keterampilan siswa, namun perlu perhatian lebih pada aspek pengelolaan kelas. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah mengeksplorasi faktor-faktor keberhasilan PBL dan melakukan penelitian komparatif dengan model pembelajaran lain.
Copyrights © 2024