Pendidikan karakter merupakan aspek krusial dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan nilai-nilai moral yang kuat. Di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, tantangan dalam membangun karakter siswa semakin kompleks, seperti perilaku bullying, ketidakjujuran akademik, dan kurangnya rasa hormat terhadap orang tua dan guru, menjadi sorotan utama dalam dunia pendidikan Indonesia. Siswa/Siswi SMA Negeri 12 Pontianak tidak luput dari tantangan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan dampak pendekatan keteladanan, pembiasaan, dan refleksi diri dalam membangun karakter siswa di SMA Negeri 12 Pontianak. Menggunakan metode studi kasus kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan holistik yang mengintegrasikan keteladanan, pembiasaan, dan refleksi diri merupakan strategi efektif dalam membangun karakter siswa, namun memerlukan penyesuaian berkelanjutan untuk menghadapi dinamika karakter peserta didik yang semakin kompleks di era digital.
Copyrights © 2024