Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penghasilan sebagai moderator dalam hubungan antara electronic Word of Mouth (eWOM) dan kepuasan pelanggan (eSatisfaction) pada generasi Z yang menggunakan platform Shopee. Berdasarkan analisis regresi linear berganda, ditemukan bahwa eWOM dan penghasilan secara signifikan memengaruhi kepuasan pelanggan, dengan eWOM memberikan pengaruh yang lebih besar (Beta = 0,319) dibandingkan penghasilan (Beta = 0,129). Namun, koefisien determinasi (R-Square) sebesar 10,7% menunjukkan bahwa model hanya dapat menjelaskan sebagian kecil dari variabilitas kepuasan pelanggan. Hasil ini juga mengungkapkan bahwa rata-rata kepuasan pelanggan cenderung lebih tinggi pada kelompok dengan penghasilan lebih rendah (< Rp2,5 juta), meskipun perbedaan ini tidak signifikan secara statistik. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai pentingnya eWOM dalam meningkatkan kepuasan pelanggan, khususnya di kalangan generasi muda.
Copyrights © 2024