Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara gaya kepemimpinan dan konflik organisasi melalui tinjauan literatur dari berbagai jurnal internasional. Konflik dalam organisasi dapat muncul dalam berbagai bentuk dan memiliki dampak signifikan terhadap efektivitas serta produktivitas tim. Kepemimpinan memainkan peran penting dalam menentukan bagaimana konflik dikelola, baik untuk mencegah dampak negatif maupun memanfaatkan konflik sebagai peluang untuk inovasi. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis data dari berbagai sumber, termasuk jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional dan servant leadership terbukti sangat efektif dalam mengelola konflik secara konstruktif. Sebaliknya, kepemimpinan otokratis cenderung memperburuk konflik, terutama dalam organisasi dengan struktur hierarkis yang kaku. Selain itu, konflik yang dikelola dengan pendekatan kolaboratif dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kreativitas dan kolaborasi antar anggota organisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan kepemimpinan yang adaptif dan situasional sangat diperlukan untuk memastikan pengelolaan konflik yang efektif, meningkatkan harmoni dalam tim, dan mendukung pertumbuhan organisasi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2024