Penelitian ini menganalisis kendala pengambilan keputusan pada UMKM Coffeeshop Kaze di Karawang dengan fokus pada empat aspek utama: pengelolaan tenaga kerja, modal, bahan baku, dan pemasaran. Pendekatan kualitatif dengan metode explanatory survey digunakan untuk mengidentifikasi tantangan dan solusi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya pelatihan karyawan memengaruhi kualitas layanan, sementara keterbatasan modal menjadi hambatan dalam ekspansi usaha. Pengelolaan bahan baku menghadapi risiko kerugian akibat masa simpan pendek, khususnya saat acara bazar. Pemasaran berbasis media sosial berkontribusi signifikan hingga 80%, tetapi strategi mulut ke mulut masih kurang optimal. Penelitian ini menyarankan pelatihan karyawan yang lebih terstruktur, penggunaan teknologi penyimpanan modern, dan optimalisasi media sosial untuk meningkatkan daya saing UMKM. Temuan ini diharapkan memberikan kontribusi praktis dalam mendukung keberlanjutan usaha Coffeeshop Kaze.
Copyrights © 2025