Mie Ayam Baso Solo "Mas Kumis" adalah salah satu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang telah bertahan selama lebih dari satu dekade di Karawang. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perjalanan usaha ini, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta mengeksplorasi harapan pemilik untuk masa depan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan wawancara mendalam terhadap pemilik usaha, Mas Kumis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama yang dihadapi meliputi kenaikan harga bahan baku, kondisi cuaca yang memengaruhi jumlah pelanggan, dan persaingan dengan pedagang lain. Namun, dengan konsistensi rasa, pelayanan ramah, dan inovasi dalam menu, usaha ini berhasil mempertahankan pelanggan setianya. Kesimpulannya, dedikasi dan inovasi adalah kunci keberhasilan UMKM seperti Mie Ayam Baso Solo "Mas Kumis" dalam menghadapi tantangan pasar yang dinamis.
Copyrights © 2025