AbstrakSeluruh manusia, baik sejak dari Yunani maupun bukan, mereka meyakini bahwa adanya eksistensi Tuhan. sedikit sekali orang yang menyangkal bahwa beberapa bentuk agama adalah universal bagi seluruh umat manusia kita tidak menemukan masyarakat yang tidak mengartikulasikan secara benar. Manusia tidak akan bisa menemukan kebahagiaan, kecuali hanya mendekati apa kebahagiaan itu, namun dikarenakan Tuhan maha Tinggi maka dengan kesadaran manusia mendekatinya. Spiritual (spiritual being) orang orang yang bersikap apologis terhadap agama dalam mempertahankan suatu pandangan dunia relegius atau theistik disana menemukan universal agama. Tetapi patut dicatat bahwa sikap skeptis terhadap keyakinan keagamaan mungkin juga di ekpresikan dalam seluruh budaya, dan konsepsi tentang dunia yang bersifat naturalistik. Sufisme memiliki nilai-nilai yang sangat banyak dalam kaitanya dakwah tabligh namun dikatakan bahwa mungkin kurang disadari oleh umat Islam. Padahal dalam tasawuf ketika menyampai kan pesan dakwahnya selalu bertumpu pada nilai.Kegiatan Jamaah Tabligh khususnya di daerah Ngrambe cenderung mempertahankan keyakinan-keyakinannya dengan methode dakwah dari pintu kepintu sambil menginap di Masjid-Masjid, tanpa membebani masyarakat sekitar Masjid. Ruang-ruang yang dibentuk dalam suatu tali kekerabatan yang tersebar di Kecamatan Ngrambe, di Kabupaten Ngawi membantu penulis untuk memetakan ‘kapital’ Tabligh dan ‘strategi ‘ dakwah dalam mengenal arenanya di tengah struktur objektifnya.  Kata Kunci : Sufisme Tabligh dan perubahan sosial
Copyrights © 2020