Abstrak: Penghulu memiliki peran penting dan strategis sebagai penjaga hukum agama dan pelayan masyarakat dalam soal-soal keagamaan. Kiprahnya terentang dari masa kerajaan Islam sehingga sekarang dengan dinamika dan pasang-surutnya yang khas. Tulisan berupa penelitian kepustakaan ini selain memaparkan kembali dinamika dan pasang surut peran penghulu, mengelaborasi pula rekomendasi-rekomendasi bagi pengembangan peran penghulu di Indonesia kontemporer. Bahwa untuk memaksimalkan peran mereka dibutuhkan internalisasi, kontrol, dan obyektifikasi terkait konsep dan model layanan keagaamaan yang prima. Konsep dasar pelayanan prima terkait dengan pengembangan kemampuan (ability), sikap (attitude), penampilan, perhatian (attention), tindakan (action), dan pertanggungjawaban. Di samping itu, penghulu juga harus ikut mendorong tumbuhnya sikap dan model keberagamaan masyarakat yang berkarakter moderat. Moderasi beragama adalah pandangan dan sikap keagamaan yang mengambil jalan tengah serta menjauhi dua kutub ekstremisme, yakni radikalisme dan liberalisme. Pengembangan layanan keagamaan yang prima serta penumbuhuhan sikap moderat masyarakat dalam beragama menjadi kunci revitalisasi peran penghulu di masa kini dan di masa yang akan datang.  Kata Kunci: Penghulu, Pelayanan Keagamaan yang Prima, Moderasi Beragama
Copyrights © 2020