Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis system perawatan pada mesin produksi yang digunakan oleh CV. Cahaya Setia Mulia dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya nilai OEE pada mesin jahit dengan focus melakukan perencanaan Total Productive Maintenance yang didukung oleh pendekatan Overall Equipment Effectiveness. Overall Equipment Effectiveness digunakan untuk mengetahui tingkat produktivitas dari mesin produksi yaitu mesin jahit. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat downtime menjadi hambatan bagi perusahaan dalam melakukan proses produksi karena menurunnya kecepatan dan performa mesin. Hal ini disebabkan oleh kurangnya perawaatan pada mesin jahit yang digunakan. Hasil perhitungan nilai OEE menunjukkan bahwa mesin jahit sudah mencapai standar persentase world class yang dianjurkan oleh Japan Institure Of Plant Maintenance. Dari perhitungan Six Big Losses ditemukan bahwa kerugian terbesar yang terjadi adalah defect losses. Terdapat tiga penyebab dari terjadinya kerugian, faktor penyebab tersebut meliputi faktor manusia, metode, dan mesin.
Copyrights © 2025