Between mid to late 2022, Indonesia recorded a decrease in daily Covid-19 cases and deaths. However, the total number of cases exceeding 3.69 million and deaths surpassing 109,000 indicate the need for more effective prevention strategies. The predominance of the young adult population (millennials) in Indonesia necessitates a socialization approach tailored to their lifestyle. This community service program aims to analyze the knowledge, attitudes, and actions of millennials regarding Covid-19 prevention and to provide education on the role of immunomodulators in preventing infection. The program began with a survey that revealed limitations in the socialization and knowledge of millennials regarding the use of natural ingredients as immunomodulators to combat Covid-19. This program was conducted virtually to prevent the formation of new transmission clusters. Information on the relationship between Covid-19 and immunomodulators was disseminated through social media platforms such as YouTube and podcasts in an easily understandable manner, including an explanation of the mechanisms of immunity. The implementation of this program was successful with the cooperative support of various stakeholders. The results showed an increase in millennials' understanding of immunomodulators and their role in preventing Covid-19 infection. Thus, this program is expected to reduce the risk of virus transmission in the future through effective strategic measures.Pada pertengahan hingga akhir tahun 2022, Indonesia mencatat penurunan angka kasus harian dan kematian akibat Covid-19. Namun, total kasus yang melebihi 3,69 juta dan kematian yang melampaui 109.000 jiwa menunjukkan perlunya strategi pencegahan yang lebih efektif. Dominasi penduduk usia muda (millennial) di Indonesia menuntut pendekatan sosialisasi yang sesuai dengan gaya hidup mereka. Program pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan, sikap, dan tindakan kaum millennial terkait pencegahan Covid-19, serta memberikan edukasi mengenai peran imunomodulator dalam mencegah infeksi. Program pengabdian diawali dengan survei yang menunjukkan adanya keterbatasan dalam sosialisasi dan pengetahuan kaum millennial mengenai penggunaan bahan alami sebagai imunomodulator untuk menangkal Covid-19. Program ini dilaksanakan secara virtual guna mencegah terbentuknya klaster penyebaran baru. Informasi mengenai keterkaitan Covid-19 dan imunomodulator disampaikan melalui platform media sosial seperti YouTube dan podcast dengan cara yang mudah dipahami, mencakup pemahaman tentang mekanisme kerja imunitas. Pelaksanaan program ini berhasil dengan dukungan kooperatif dari berbagai pemangku kepentingan. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman kaum millennial mengenai imunomodulator dan perannya dalam pencegahan infeksi Covid-19. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat mengurangi risiko penyebaran virus di masa depan melalui langkah-langkah strategis yang efektif.
Copyrights © 2024