Isu intoleransi agama merupakan tantangan signifikan dalam kehidupan masyarakat Indonesia saat ini, yang muncul dari keberagaman dalam aspek agama, ras, budaya, dan bahasa. Perbedaan ini tidak hanya mencakup variasi faktor tersebut tetapi juga melibatkan perspektif yang beragam. Sebagai mahasiswa diharapkan menjadi agen penting dalam mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama untuk membangun sikap toleransi. Islam, sebagai agama, mengajarkan manusia untuk selalu menghormati dan bersikap toleran terhadap sesama, serta menjaga kemurnian dan kebenaran ajaran Islam. Dalam setiap situasi dan kapan pun, Islam sebagai agama rahmatan li al-’alamin, selalu menekankan pentingnya menghargai perbedaan, termasuk perbedaan suku, bangsa, dan keyakinan. Jelas bahwa Islam menjamin kebebasan berpendapat serta sikap toleransi terhadap semua pemeluk agama, dan mengajarkan penghormatan terhadap sesama manusia tanpa adanya diskriminasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data yang diambil dari jurnal, buku, dan penelitian sebelumnya. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa moderasi beragama di media sosial penting untuk melawan ekstremisme, edukasi dan webinar dapat dilakukan untuk meningkatkan toleransi. Selain itu, pendidikan, kebijakan pemerintah, dan program sosial harus bekerja sama untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan toleran.
Copyrights © 2024