Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science)
Vol. 12 No. 2 (2024): Juli

Pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) sebagai Media Kultur Tetraselmis chuii

Enjel Natali Kristin (Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau)
Syafriadiman Syafriadiman (Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau)
Saberina Hasibuan (Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau)



Article Info

Publish Date
05 Jul 2024

Abstract

Limbah ikan patin merupakan suatu produk yang dapat digunakan sebagai pupuk organik cair dan dapat membantu mengurangi masalah lingkungaan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian POC limbah ikan patin (Pangasianodon hypophthalmus) sebagai media kultur Tetraselmis chuii. Bibit T.chuii yang digunakan berasal dari pengkulturan Balai Besar Budidaya Laut (BBPBL) Lampung. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan. Dosis perlakuan yang digunakan yaitu P0 (kontrol), P1 (5 mL/L), P2 (7,5 mL/L), P3 (10 mL/L), P4 (12,5 mL/L) dan PC (pupuk conwy PA 1 mL/L. Puncak kepadatan sel tertinggi setelah PC terjadi pada P4 dengan dosis 12,5 ml/L, dengan kepadatan populasi tertinggi sebesar 359,83x104±19,66 sel/ml pada hari ke-7 dan laju pertumbuhan spesifik sebesar 0,34 sel/mL/hari. Kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran yang optimum dan masih dapat di toleransi untuk pertumbuhan dan reproduksi T. chuii yaitu suhu dengan nilai Suhu 23-27°C, pH 8,1-9,8, DO 5,05-6,10 mg/L, salinitas 30-36 ppt, nitrat 0,030-2,568 mg/L, fosfat 0,45-1,99 mL/L, dan warna media kultur selama penelitian terus meningkat mulai dari hijau muda/cerah hingga hijau tua/pekat pada masa puncak populasi.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JIPAS

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Chemistry Environmental Science Immunology & microbiology

Description

Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) memiliki ruang lingkup seperti bidang biologi, fisika dan kimia perairan, pemanfaatan hasil perairan, teknologi di bidang penggalian dan pemanfaatan potensi sumber daya kelautan, konservasi sumber daya kelautan, perencanaan pengembangan wilayah perairan dan ...