ABSTRAKPenelitian ini menganalisis biaya operasi kendaraan (BOK) dan pendapatan usaha pada angkutan umum rute Lb. Pakam – T. Amplas – Sm. Raja – Titi Kuning – Asrama Haji – Jamin Ginting – Pancur Batu PP. BOK meliputi seluruh pengeluaran operasional kendaraan, seperti biaya bahan bakar, perawatan, suku cadang, dan upah tenaga kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa total BOK sebesar Rp. 100.295.650 per tahun atau Rp. 3.436,665 per kilometer. Sementara itu, pendapatan usaha supir mencapai Rp. 23.040.000 per tahun atau Rp. 789,473 per kilometer. Berdasarkan perbandingan antara pendapatan dan BOK, diperoleh gambaran bahwa pengusaha angkutan umum mampu menghasilkan keuntungan, dengan pendapatan yang lebih besar dibandingkan biaya operasional yang dikeluarkan. Temuan ini memberikan informasi penting terkait kelayakan usaha angkutan umum pada rute tersebut serta efisiensi biaya operasional yang harus dipertimbangkan oleh pengusaha.Kata Kunci: Biaya Operasional Kendaraan (BOK), Angkutan Umum, Transportasi
Copyrights © 0000