Pemetaan keunggulan komparatif dan kompetitif diperlukan untuk pengembangan sektor unggulan. Produksi tanaman pangan di Provinsi Sumatera Barat mengalami penurunan sejak tahun 2017, padahal sektor ini sangat dibutuhkan untuk mewujudkan swasembada pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran lokasi yang memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif komoditas tanaman pangan dan menganalisis autokorelasi spasial pola sebaran tersebut. Metode penelitian ini meliputi Location Quatient (LQ), Shift Share Analysis (SSA) dan indeks Moran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beras merupakan komoditas tanaman pangan yang memiliki keunggulan komparatif paling banyak yaitu di 13 wilayah, sedangkan ubi jalar merupakan komoditas yang memiliki keunggulan kompetitif paling banyak yaitu di 12 wilayah. Komoditas yang memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif paling banyak adalah beras dan ubi kayu di 6 wilayah. Pola sebaran padi, jagung dan kacang hijau memiliki autokorelasi spasial. Provinsi Sumatera Barat memiliki potensi untuk mengoptimalkan produksi pangan terutama padi
Copyrights © 2024