Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi agregat halus dari serbuk cangkang kerang pada kuat tekan, dan daya serap air pada beton. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui serangkaian eksperimen terhadap benda uji berupa kubus berukuran 15 cm3, dengan penambahan serbuk cangkang kerang pada variasi 10%, 20%, 30%, dan 50%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penambahan 10% serbuk cangkang kerang, kuat tekan beton mengalami penurunan relatif sedikit menjadi 14.29 Mpa (dibandingkan dengan kuat tekan pada beton normal, yaitu 14.30 Mpa). Sedangkan dengan variasi penambahan 20%, 30%, dan 50% menunjukkan penurunan kuat tekan secara signifikan masing-masing menjadi 14.00 Mps, 11.48 Mpa, dan 10.44 Mpa. Berdasarkan hasil test, penambahan serbuk cangkang kerang dengan variasi 10%, 20%, 30%, dan 50%, daya serap air menunjukkan peningkatan masing-masing menjadi 0.52%, 0.981%, 1.088%, dan 0.832%. This research aims to determine the effect of substitution of fine aggregates from shell powder on compressive strength, and water absorption in concrete. This research uses a quantitative method through a series of experiments on test specimens in the form of cubes size 15 cm3, with the addition of shell powder at variations of 10%, 20%, 30%, and 50%. Study result shows that with the addition of 10% shell powder, the compressive strength of concrete decreased slightly to 14.29 Mpa (compared to the compressive strength of normal concrete, 14.30 Mpa). Meanwhile, with additional variations of 20%, 30% and 50% show a significant decrease in compressive strength to 14.00 Mps, 11.48 Mpa and 10.44 Mpa respectively. Based on test results, the addition of shell powder with variations of 10%, 20%, 30% and 50%, water absorption showed improvements to 0.52%, 0.981%, 1.088% and 0.832% respectively.
Copyrights © 2024