Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara level intelligance quotient (IQ) dengan kemampuan lokomotor dan object control. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian non eksperimen dengan desain korelasi, sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 siswa siswa berjenis kelamin laki-laki, pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan instrumen untuk mengampil data intellilgance quotient yaitu dengan Culture Fair Intelligence Test skala 2 (CFIT-2) dan untuk lokomotor dan object control menggunakan Test of Gross Motor Development-2 (TGMD-2). Data kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data level IQ kategori average dengan lokomotor dan object control diperoleh data p < 0.05 yang artinya bahwa terdapat korelasi level IQ kategori average terhadap kemampuan lokomotor dan object control, sedangkan untuk level IQ kategori Low Average diperoleh bahwa p < 0.05 hanya pada kemampuan object control sedangkan lokomotor memiliki nilai p > 0.05 yang berarti bahwa level IQ Low Average tidak berkorelasi dengan kemampuan lokomotor namun berkorelasi terhadap kemampuan object control, hal yang sama diperoleh pada level IQ Border Line.
Copyrights © 2024