Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyesuaian pajak hiburan dari 35% menjadi 40% terhadap kunjungan konsumen di karaoke keluarga di Surabaya. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana, penelitian ini melibatkan 96 responden yang dipilih menggunakan teknik random sampling berdasarkan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyesuaian pajak hiburan secara signifikan berpengaruh terhadap penurunan kunjungan konsumen, dengan kontribusi variabel pajak hiburan sebesar 43,1% terhadap variabel kunjungan konsumen. Kenaikan pajak menyebabkan peningkatan harga layanan hiburan yang mengakibatkan konsumen mengurangi frekuensi kunjungannya, mengingat sifat elastisitas permintaan di sektor hiburan. Temuan ini memberikan wawasan bagi para pengusaha hiburan dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan pajak yang tidak hanya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tetapi juga mempertimbangkan keberlangsungan bisnis di sektor hiburan.
Copyrights © 2024