Penggunaan media sosial dan e-commerce telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Diskusi mengenai produk di media sosial, ditambah dengan FOMO pada kalangan mahasiswa, mendorong tingginya tingkat pembelian impulsif di kalangan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh E-WOM (electronic Word of Mouth) dan FOMO (Fear of Missing Out) terhadap perilaku pembelian impulsif. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan metode nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling, melibatkan 99 responden yang merupakan mahasiswa di Kota Malang, yang pernah membaca ulasan produk dan melakukan pembelian impulsif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-WOM tidak memliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku pembelian impulsif, demikian pula FOMO yang tidak berpengaruh memengaruhi perilaku pembelian impulsive terhadap pembelian produk Iphone.
Copyrights © 0000