Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya optimalisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pasca bencana di Kecamatan Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dampak bencana terhadap penerimaan PBB, mengevaluasi kebijakan perpajakan yang diterapkan, serta menilai penerapan teknologi dalam mempermudah pembayaran PBB di daerah terdampak bencana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yang melibatkan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan kajian dokumen. Wawancara dilakukan dengan pejabat pemerintah kecamatan, petugas pemungut pajak, dan wajib pajak yang terdampak bencana. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis tematik dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bencana alam memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat, yang pada gilirannya mempengaruhi kemampuan mereka untuk membayar PBB. Kerusakan pada lahan pertanian, rumah, dan ternak mengurangi pendapatan masyarakat, sementara kerusakan infrastruktur menghambat proses pembayaran. Kebijakan insentif pajak yang diterapkan oleh pemerintah belum sepenuhnya efektif karena kurangnya sosialisasi dan kesulitan akses informasi. Penerapan teknologi digital dalam pembayaran PBB juga mengalami hambatan karena terbatasnya infrastruktur teknologi di daerah terdampak. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi kebijakan dan pengembangan infrastruktur teknologi di daerah terdampak bencana untuk mendukung penerimaan PBB yang lebih optimal.
Copyrights © 0000