Lip cream merupakan sediaan lipstik berbentuk cair yang banyak diminati oleh konsumen karena dapat melembabkan bibir dalam waktu yang lama dibandingkan dalam bentuk padat, serta menghasilkan warna yang lebih merata pada bibir. Sediaan lip cream semakin beredar dan diminati oleh masyarakat karena sifatnya yang mampu melembapkan dan memberikan kesan mengilap pada bibir. Penggunaan pewarna sintesis pada sediaan lip cream dapat menimbulkan dampak negative bagi pengguna apabila menimbulkan alergi. Buah terong Belanda menjadi salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai pewarna alami untuk menggantikan pewarna sintesis. Buah terong Belanda mengandung berbagai senyawa aktif yang bermanfaat, salah satunya senyawa antosianin. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi lip cream menggunakan ekstrak cair dari buah terong belanda (Solanum betaceum Cav.) yang diekstraksi menggunakan Natural Deep Eutetic Solvent (NADES) sebagai pewarna alami serta pengaruh perbedaan variasi konsentrasi ekstrak terong belanda pada sediaan lip cream. Ekstrak NADES buah terong belanda dipilih karena mengandung antosianin yang tinggi sehingga berpotensi sebagai pewarna alami pada produk kosmetik. Terdapat empat formula yang di uji dengan menggunakan uji kuantitatif dan kualitatif antosianin, uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, uji viskositas, uji stabilitas, uji iritasi, dan uji hedonik. Berdasarkan hasil penelitian pada pengujian pembuatan lip cream dari ke empat formulasi dengan parameter yang berbeda, formulasi ke tiga dengan konsentrasi ekstrak cair NADES buah terong belanda 16% lebih banyak disukai oleh para panelis.
Copyrights © 2024