Penyangraian kopi adalah proses termal yang mengubah sifat kimia dan fisika biji kopi hijau. Faktor terpenting dalam proses penyangraian adalah waktu dan suhu. Tujuan penelitian ini adalah mengestimasi waktu yang diperlukan untuk menyangrai Kopi Robusta Pupuan dengan variasi jumlah yang berbeda pada suhu yang sama. Pada penelitian ini menggunakan biji Kopi Robusta Pupuan yang disangrai menggunakan mesin sangrai kopi tipe AGR-Kopi 25 dari produsen UD Cipta Lestari. Biji kopi disangrai dengan 4 kali percobaan. Pada percobaan pertama 2 kg biji kopi disangrai, kedua 3 kg, ketiga 4 kg, keempat 5 kg, sampai ke tahap medium dark roast dengan suhu 175 °C. Pengukuran warna biji kopi menggunakan Adobe Photosop CS5 dengan metode L*a*b. Data penelitian ini dianalisis menggunakan aplikasi SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kopi 4 kg lebih disukai panelis dengan skor pengujian rasa tertinggi 5 kg 5.3 (sangat suka). Pengujian aroma secara organoleptik panelis. Aroma kopi robusta paling disukai pada bobot 4 kg dengan nilai kesukaan 5.85 (sangat suka). Warna kopi robusta paling disukai pada bobot 4 kg dengan nilai kesukaan 5.9 (sangat suka).
Copyrights © 2024