Pengambilan keputusan di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan memerlukan pendekatan multi-disiplin yang mengintegrasikan aspek ilmu, seni, dan kepemimpinan. Pendekatan ilmiah memberikan dasar berbasis data melalui riset dan analisis untuk memahami isu ketenagakerjaan secara komprehensif, sedangkan seni mencakup kreativitas, intuisi, dan empati dalam merespon kebutuhan sosial. Kepemimpinan berfungsi sebagai penghubung yang memastikan integrasi antara ilmu dan seni berjalan efektif serta menciptakan kebijakan yang inklusif dan adaptif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan kajian literatur dan studi kasus di Kementerian Ketenagakerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan multi-disiplin mampu meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, menjadikan kebijakan lebih responsif terhadap dinamika sosial, ekonomi, dan teknologi. Sinergi antara data, pendekatan humanis, dan kepemimpinan strategis penting untuk menghadapi tantangan ketenagakerjaan di era globalisasi dan transformasi digital.
Copyrights © 2024