Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, diketahui bahwa belum optimalnya manajemen sumber daya manusia di Isyana butik membuat kurang tepatnya target waktu produksi, menurunnya kualitas produksi, dan sering menolak order masuk, sehingga perlu diadakannya recruitment karyawan untuk membantu peran mitra. Penelitian ini dilakukan di Isyana Butik, Klaten, dengan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terkait proses produksi. Workload Analysis (WLA) adalah metode menganalisis beban kerja setiap karyawan berdasarkan job description masing-masing pekerja. Berdasarkan dari hasil analisis penentuan tenaga kerja dapat dilihat nilai produktif pada pekerja bagian sewing dan finishing kurang dari nilai minimum produktivitas yaitu kurang dari 50%. Hal tersebut dikarenakan tenaga kerja yang ada pada Isyana Butik merupakan mitra kerja, yang memiliki jam kerja tidak efisien. Sehingga usulan penambahan tenaga kerja ini ditentukan berdasarkan jumlah tenaga kerja awal dengan jumlah pekerja yang sama untuk menggantikan mitra sebagai pekerja tetap serta menggunakan alokasi waktu kerja normal selama 8 jam kerja.
Copyrights © 2024