Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan model pembelajaran PELITA (Pembelajaran Terdiferensiasi dan Literasi Terintegrasi) untuk meningkatkan kesiapan dan motivasi belajar siswa. PELITA mengintegrasikan pendekatan terdiferensiasi dengan literasi mandiri melalui teknologi interaktif, yang memungkinkan siswa belajar sesuai minat dan kemampuan masing-masing. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Kapuas Murung, melibatkan 74 siswa kelas XII, guru, dan orang tua. Menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengukur dampak model PELITA terhadap kesiapan belajar, keterlibatan orang tua, dan efektivitas pembelajaran. Temuan menunjukkan peningkatan kesiapan dan motivasi belajar siswa yang signifikan, keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak belajar, serta peningkatan pemahaman materi melalui proses dan produk diferensiasi. Teknologi interaktif juga terbukti mendukung motivasi belajar siswa dengan memberi akses fleksibel pada materi pembelajaran. Hasil penelitian ini mendukung model PELITA sebagai pendekatan yang inovatif untuk mengoptimalkan pembelajaran di era digital.
Copyrights © 2024