Pendidikan yang berkualitas harus mampu memenuhi kebutuhan belajar setiap siswa sesuai dengan potensi dan karakteristik unik mereka. Untuk mencapai hal ini, Kurikulum Merdeka di Indonesia mendorong penerapan pembelajaran berdiferensiasi, terutama dalam mata pelajaran yang menuntut pemahaman analitis seperti Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam pembelajaran IPA kelas V di SDIT AlMAKA dengan subjek penelitian seorang guru kelas dan 20 siswa. Menggunakan metode deskriptif-kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada November 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mampu menyesuaikan strategi pengajaran dengan gaya belajar siswa yang berbeda-beda (visual, auditori, kinestetik), yang berkontribusi pada peningkatan partisipasi dan pemahaman siswa. Kesimpulannya, pembelajaran berdiferensiasi dalam IPA efektif meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa, karena memungkinkan siswa belajar sesuai dengan preferensi dan kemampuan masing-masing.
Copyrights © 2024