Pembelajaran IPA di sekolah dasar saat ini masih berorientasi pada hapalan semata tidak mencerminkan menemukan konsep sendiri, dan proses penemuan. Hal tersebut menyebabkan peserta didik kesulitan memahami materi dan kurangnya pengalaman belajar. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan media video H5P berbasis Project Based Learning untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan dan keefektifannya. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu satu dosen ahli materi, satu dosen ahli media, satu dosen ahli bahasa, serta satu guru kelas lima sebagai praktisi dan 25 peserta didik kelas lima. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian yaitu penilaian dari ahli isi materi pelajaran yaitu 90,9% (sangat layak), hasil penilaian dari ahli media yaitu 90,21% (sangat layak), hasil penilaian dari ahli bahasa yaitu 88,46% (sangat layak). Hasil respon praktisi mendapatkan penilaian 92,85% (sangat praktis), respon siswa yaitu 87,2% (sangat praktis) dan nilai rata - rata N-gain 0,74 dengan kategori tinggi . Disimpulkan bahwa media video H5P berbasis Project Based Learning mendapatkan kualifikasi sangat baik sehingga layak dan praktis digunakan dalam pembelajaran dan sangat efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Copyrights © 2024