Hasbi Ash-Shiddieqy adalah sosok pembaharu pemikiran Islam di Indonesia, pengaruhnya dalam kajian hadis di Indonesia tidak dapat dihilangkan begitu saja. Hasbi menjadi tokoh menarik dalam kajian ini lantaran sedikit banyak dari pemikirannya ditemukan kemiripan dengan gurunya, Ahmad Surkati. Jadi, fokus kajian ini adalah bagaimana ideologi pemikiran hadis Hasbi?. Kemudian, apakah pemikiran hadis Hasbi di pengaruhi oleh gurunya?. Dalam tulisan ini akan menggunakan metode kualitatif dengan model kajian kepustakaan serta mencoba menganalisis dengan analisis yang dicetuskan oleh Norman Fairclough yaitu CDA (Critical Discourse Analyis). Maka dari itu kajian ini menghasilkan temuan bahwa ideologi pemikiran Hasbi memiliki kemiripan dengan gurunya seperti Ahmad Surkati dan Al-Kalili, namun juga mencakup elemen orisinal yang menitikberatkan pada al-Qur'an dan sunah. Analisis Norman Fairclough menunjukkan bahwa bahasa dalam karya Hasbi bersifat moderat. Ia menggunakan posisinya sebagai dosen untuk menyebarkan ideologinya yang juga termasuk dari bentuk kekuasaan dari Hasbi sendiri.
Copyrights © 2024