Penelitian ini mengevaluasi tingkat kematangan proses teknologi informasi (TI) di PT. WAM dengan menggunakan kerangka kerja COBIT 5, dengan fokus pada domain DSS (Deliver, Service, and Support). Penelitian ini dilakukan untuk menilai kapabilitas berbagai subdomain TI, mengidentifikasi area di mana perbaikan diperlukan untuk memenuhi tujuan strategis. Hasilnya menunjukkan bahwa PT. WAM telah mencapai kapabilitas yang relatif tinggi di sebagian besar proses TI, dengan mayoritas mencapai Tingkat Kematangan 4 (Predictable Process), yang menunjukkan proses yang terdefinisi dengan baik dan diimplementasikan secara konsisten. Namun, beberapa subdomain tertentu, seperti DSS01 (terkait dengan kontrol akses) dan DSS02, ditemukan berada di Maturity Level 3 (Established Process), yang menyoroti perlunya optimasi lebih lanjut, terutama dalam manajemen akses dan mitigasi risiko. Analisis kesenjangan kematangan secara keseluruhan menunjukkan kesenjangan positif untuk DSS06, dengan tingkat kematangan yang melebihi ekspektasi, sementara DSS02 dan DSS05 menunjukkan kesenjangan negatif, yang mengindikasikan perlunya perbaikan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun PT. WAM telah membuat kemajuan yang signifikan dalam tata kelola TI, namun ada beberapa area tertentu, terutama dalam kontrol akses dan manajemen risiko, yang memerlukan peningkatan untuk mencapai efisiensi yang optimal dan memastikan kelangsungan bisnis. Rekomendasi yang diberikan meliputi penguatan kebijakan akses, peningkatan protokol manajemen risiko, dan melakukan evaluasi secara berkala untuk menyelaraskan strategi TI dengan tujuan bisnis. This research evaluates the maturity level of the information technology (IT) processes at PT. WAM using the COBIT 5 framework, focusing on the DSS (Deliver, Service, and Support) domain. The study was conducted to assess the capability of various IT subdomains, identifying areas where improvement is needed to meet strategic goals. Results show that PT. WAM has achieved relatively high capability in most IT processes, with the majority reaching Maturity Level 4 (Predictable Process), indicating well-defined and consistently implemented processes. However, certain subdomains, such as DSS01 (related to access control) and DSS02, were found to be at Maturity Level 3 (Established Process), highlighting the need for further optimization, especially in access management and risk mitigation. An overall maturity gap analysis showed a positive gap for DSS06, with the maturity level exceeding expectations, while DSS02 and DSS05 revealed negative gaps, indicating a need for improvement. The findings suggest that while PT. WAM has made significant progress in IT governance, there are specific areas, particularly in access control and risk management, that require enhancement to achieve optimal efficiency and ensure business continuity. The recommendations include strengthening access policies, enhancing risk management protocols, and conducting regular evaluations to align IT strategies with business objectives.
Copyrights © 2024