Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas pelatihan karir dalam meningkatkan kematangan karir siswa SMA. Desain penelitian menggunakan pendekatan one-group pretest-posttest design dengan sampel sebanyak 16 siswa SMA kelas XI yang memiliki tingkat kematangan karir rendah. Data dikumpulkan menggunakan skala dan tes kematangan karir yang disusun berdasarkan konsep kematangan karir dari Crites (1974) dan Hidayat (2014). Analisis data menggunakan uji non-parametrik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara skor kematangan karir sebelum dan sesudah intervensi, baik pada skala (sig = 0,025, p < 0,05) maupun tes kematangan karir (sig = 0,039, p < 0,05). Rata-rata skor skala kematangan karir meningkat dari 59,14 pada pretest menjadi 64 pada posttest, dan bertahan di angka 61,78 pada follow-up. Hasil tes kematangan karir menunjukkan peningkatan rata-rata dari 15,79 pada pretest menjadi 17,71 pada posttest dan follow-up. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan karir efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa untuk memahami diri sendiri, membuat keputusan karir, dan merencanakan langkah konkret menuju tujuan karir. Kata kunci: Pelatihan karir, kematangan karir, siswa SMA
Copyrights © 2024