Kota Bekasi merupakan salah satu kota penyangga Jakarta yang mengalami peningkatan jumlah penduduk akibat urbanisasi penduduk ke kota Jakarta. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, permintaan hunian pun turut meningkat. Paradigma mengenai stress di perkotaan menjadi masalah yang tak usai bagi daerah perkotaan yang tak luput dari kepadatan aktivitas, polusi, serta kebisingan. Selain itu, keterbatasan lahan di daerah perkotaan untuk hunian mengakibatkan adalanya kepadatan rumah penduduk yang menciptakan lingkungan tidak sehat. Perancangan apartemen menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan tetap menghemat lahan. Penerapan arsitektur biofilik dengan menghadirkan unsur alam sebanyak banyaknya pada apartemen dapat membantu penghuni dalam mengurangi tingkat stress di perkotaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang apartemen berkelanjutan yang sesuai dengan pendekatan arsitektur biofilik, serta membuat model penerapan konsep biofilik pada bangunan apartemen. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan studi banding. Analisis dilakukan pada tapak dan studi kasus bangunan sejenis. Hasil penelitian berupa model penerapan arsitektur biofilik pada bangunan apartemen.
Copyrights © 2024