Abstrak. Profesi keperawatan merupakan pekerjaan yang berisiko tinggi disertai dengan stres kerja yang tinggi serta kelelahan fisik dan mental. Meningkatnya jumlah penduduk seiring dengan bertambahnya jumlah pasien sehingga perawat dituntut bekerja lebih lama dan lebih keras untuk menyelesaikan semua tugas yang diberikan. Perawat sering mengalami stress akibat tekanan yang diberikan karena banyaknya pekerjaan sehingga tidak dapat penuhi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan beban kerja dengan tingkat stres kerja perawat di ruangan rawat inap RSUD Buton Utara. Penelitian ini menggunakan studi kuantitatif dengan pendekatan cross sectionals yang dilaksanakan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Buton Utara pada bulan juli, dengan Penarikan sampel menggunakan teknik total sampling sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 39 orang. Data dianalisis menggunakan chi-square dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 17 (43,6%) responden dengan beban kerja ringan dan tingkat stres ringan, 6 (15,4%) responden dengan beban kerja ringan dan tingkat stres sedang kemudian responden dengan beban kerja sedang dan tingkat stres ringan sebanyak 4 (10,3%) orang, responden dengan beban kerja sedang dan tingkat stres sedang sebanyak 12 (30,8%) orang. Hasil analisa data menggunakan uji chi-square menunjukkan nilai p=0,003 < (α=0,05) maka dapat disimpulkan ada hubungan beban kerja dengan stres kerja perawat di Ruang Rawat Inap RSUD Buton Utara.
Copyrights © 2024