Alat Pelindung Diri (APD) merupakan alat yang digunakan oleh pekerja untuk keselamatan dirinya dari potensi bahaya dan kecelakaan kerja yang dapat dilakukan di tempat kerja. Berdasarkan data World Health Organization tahun 2016 yang mencakup 35 juta tenaga kesehatan, 3 juta terpapar patogen darah (2 juta terpapar virus hepatitis B (HBV), 0,9 juta terpapar virus HBC dan 170.000 terpapar virus HIV/AIDS. Sejak tahun 2018 sampai dengan 2023 terdapat 65 kasus kecelakaan di Puskemas Simpang Tiga Kabupaten Pidie. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan kecelakaan kerja dengan penggunaan APD di Puskesmas tersebut.. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penelitian perawat di Puskesmas Simpang Tiga Sigli yang melibatkan 151 orang yang dibutuhkan dengan total sampling. terdapat hubungan pengetahuan kecelakaan kerja di Puskesmas dengan penggunaan APD dengan nilai p value 0,004. Diharapkan responden meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan APD saat bekerja terutama pengetahuan kecelakaan kerja di Puskesmas sehingga mendorong menggunakan APD saat bekerja.
Copyrights © 2024