PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024

PERBANDINGAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU TERHADAP PEROKOK AKTIF DAN PASIF DI KECAMATAN KIARACONDONG

Kusdiantini, Andini (Unknown)
Maulida, Salsabila Yani (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Nov 2024

Abstract

Secara umum, perokok terbagi atas dua kategori, yakni perokok aktif dan perokok pasif. Keduanya mampu beresiko terkena Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 yang salah satunya disebabakan oleh pola hidup tidak sehat di mana sekresi insulin oleh pankreas menurun. Terkandung bahan kimia pada rokok kretek seperti nikotin mampu meningkatkan kadar glukosa darah sehingga timbul resistensi insulin dan mampu memicu sekres insulin pada pankreas sel b menurun. Penelitian ini dimaksudkan hanya untuk mengindentifikasi komparasi kadar glukosa darah sewaktu pada perokok aktif dan pasif. menggunakan 30 responden dengan rentang umur 20 – 30 tahun, nilai kadar glukosa didapatkan dengan pengujian secara POCT dan pengisian kuisioner, Dari 30 responden, setiap jenis perokok sejumlah 15 orang, diperoleh kadar glukosa darah maksimum di mana rata – rata pada perokok aktif sebesar 107,73mg/dL sedangkan pada perokok pasif sebesar 81,467mg/dL. Metode analisis data  menggunakan uji Shapiro-Wilk mendapatkan hasil pada perokok aktif  0,768 dan pada perokok pasif 0,759 > 0,05 mengindikasikan terdistribusi normal dan uji T-test tidak berpasangan mendapatkan hasil p =0,000 < 0,05 mengindikasikan adanya perbedaan secara bermakna. Hasil tersebut menunjukan adanya hubungan antara perokok aktif dengan peningkatan kadar glukosa, perokok aktif lebih rentan terkena Diabetes Mellitus (DM) dibanding perokok pasif. Perokok aktif rawan terkena Diabetes Mellitus (DM) dibanding perokok pasif. Perlu dilakukan adanya pengujian lebih lanjut untuk mengetahui perbandingan kadar nikotin didalam tubuh perokok aktif dan pasif.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

prepotif

Publisher

Subject

Public Health

Description

PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum ...