Infeksi virus hepatitis B (HBV) kronis menimbulkan tantangan kesehatan masyarakat yang besar, yang berpotensi menyebabkan sirosis dan karsinoma hepatoseluler (HCC). Terapi antivirus yang efektif telah meningkatkan prognosis pasien, tetapi menghentikan pengobatan dapat mengakibatkan hasil yang merugikan. Seorang pria berusia 61 tahun dengan riwayat hepatitis B menghentikan terapi antivirus, yang menyebabkan penyakit kuning yang memburuk, nyeri perut, dan gejala lainnya. Pemeriksaan mengungkapkan disfungsi hati yang signifikan. Hepatitis B merupakan masalah kesehatan global. Analog nukleosida (NA) jangka panjang sangat penting untuk mengelola HBV. Penghentian NA sebelum waktunya dapat menyebabkan kekambuhan virologis dan klinis, yang memerlukan kepatuhan ketat terhadap pengobatan dan pemantauan berkelanjutan. Kasus ini menggarisbawahi pentingnya mematuhi terapi antivirus dan menyoroti perlunya pemantauan pasien yang waspada untuk mencegah penurunan kesehatan yang parah.
Copyrights © 2024