Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi pengaturan concatenation terhadap kualitas citra MRI lumbal pada kasus Hernia Nukleus Pulposus (HNP). Penelitian ini berfokus pada bagaimana perbedaan pengaturan concatenation memengaruhi Signal-to-Noise Ratio (SNR) dan Contrast-to-Noise Ratio (CNR), dua parameter penting yang sangat berpengaruh pada keakuratan diagnosis. Metode yang digunakan adalah desain eksperimental, di mana dua pengaturan concatenation yang berbeda diterapkan pada pemeriksaan MRI lumbal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Concatenation 2 memberikan peningkatan yang signifikan pada nilai SNR dan CNR dibandingkan dengan Concatenation 1. Peningkatan ini menghasilkan citra yang lebih jelas dan detail, sehingga membantu meningkatkan akurasi dalam mendiagnosis HNP. Dengan kualitas citra yang lebih unggul, Concatenation 2 juga dinilai lebih efisien secara klinis, karena dapat mempermudah interpretasi hasil oleh radiolog dan mengurangi kemungkinan kesalahan diagnosis. Berdasarkan temuan ini, Concatenation 2 direkomendasikan sebagai pengaturan optimal untuk pemeriksaan MRI lumbal pada pasien dengan HNP. Pengaturan ini tidak hanya memberikan citra dengan kualitas yang lebih baik, tetapi juga mendukung efisiensi dalam praktik klinis sehari-hari. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi peningkatan kualitas prosedur pencitraan medis.
Copyrights © 2024