Perawat memiliki peran penting dalam pengelolaan infeksi nosokomial. Kapasitas seorang perawat untuk memberikan perawatan pasien, termasuk tetapi tidak terbatas pada mengurangi penularan infeksi, bergantung pada latar belakang pendidikan dan pelatihan mereka. Di Rumah Sakit Sultan Syarif Muhammad Alkadrie di Pontianak, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara sikap dan pengetahuan perawat tentang pengobatan dan pencegahan infeksi nosokomial. Para peneliti menggunakan metodologi korelasional cross-sectional dalam penyelidikan mereka. Subjek penelitian ini adalah perawat di Rumah Sakit Sultan Syarif Muhammad Alkadrie Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel komprehensif untuk memilih 63 responden sebagai sampel. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap dan kemudian dianalisis dengan menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik (p=0,023) antara pengetahuan dan sikap perawat tentang manajemen dan pencegahan infeksi nosokomial. Penelitian ini menemukan bahwa sikap yang baik muncul setelah perolehan pengetahuan yang akurat. Oleh karena itu, para perawat didorong untuk meningkatkan keahlian mereka dalam mengelola dan mencegah infeksi nosokomial.
Copyrights © 2024