Penelitian ini mengkaji bahaya dan risiko kesehatan serta keselamatan kerja (K3) di Ruang Amarilis/IC RSUD Kota Kendari. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber bahaya, menilai risiko yang mungkin timbul, dan mengevaluasi upaya pengendalian yang telah diterapkan. Kajian dilakukan berdasarkan data literatur dan pedoman nasional serta internasional terkait pencegahan dan pengendalian infeksi, terutama penyakit Tuberkulosis (TB). Hasil analisis menunjukkan bahwa penularan TB menjadi ancaman signifikan bagi petugas kesehatan, pasien, dan pengunjung. Beberapa faktor risiko meliputi ventilasi yang tidak memadai, kurangnya edukasi mengenai etika batuk, dan minimnya penggunaan alat pelindung diri (APD) yang sesuai. Upaya pengendalian seperti manajemen risiko, ventilasi yang baik, skrining pasien rutin, serta peningkatan kesadaran tenaga kesehatan terbukti efektif dalam menurunkan angka penularan.Kesimpulannya, implementasi protokol K3 yang terintegrasi dan berkelanjutan diperlukan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat di fasilitas kesehatan. Rekomendasi mencakup edukasi berkelanjutan, penguatan infrastruktur, dan evaluasi berkala terhadap program pengendalian risiko.
Copyrights © 2024