Marhana, Andi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Bahaya Dan Risiko Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Di Ruang Amarilis / Infection Center (Ic) Rsud Kota Kendari Saptaputra, Syawal K.; Safrina , Safrina; Ramadhany.S, Annisa Qoriyah Nur; Delo, Jelin Natalia Fahira; Marhana, Andi; Asbar, Rima Anggraini; Budiyanti, Yuli; Fanti, Rahma
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.38366

Abstract

Penelitian ini mengkaji bahaya dan risiko kesehatan serta keselamatan kerja (K3) di Ruang Amarilis/IC RSUD Kota Kendari. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber bahaya, menilai risiko yang mungkin timbul, dan mengevaluasi upaya pengendalian yang telah diterapkan. Kajian dilakukan berdasarkan data literatur dan pedoman nasional serta internasional terkait pencegahan dan pengendalian infeksi, terutama penyakit Tuberkulosis (TB). Hasil analisis menunjukkan bahwa penularan TB menjadi ancaman signifikan bagi petugas kesehatan, pasien, dan pengunjung. Beberapa faktor risiko meliputi ventilasi yang tidak memadai, kurangnya edukasi mengenai etika batuk, dan minimnya penggunaan alat pelindung diri (APD) yang sesuai. Upaya pengendalian seperti manajemen risiko, ventilasi yang baik, skrining pasien rutin, serta peningkatan kesadaran tenaga kesehatan terbukti efektif dalam menurunkan angka penularan.Kesimpulannya, implementasi protokol K3 yang terintegrasi dan berkelanjutan diperlukan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat di fasilitas kesehatan. Rekomendasi mencakup edukasi berkelanjutan, penguatan infrastruktur, dan evaluasi berkala terhadap program pengendalian risiko.
Determinanan Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Kolono, Kabupaten Konawe Selatan, Indonesia Marhana, Andi; Tosepu, Ramadhan; Susanty, Sri; Sety, La Ode Muhamad; Yuniar, Nani; Asriati, Asriati
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2252

Abstract

Diare pada balita masih menjadi masalah kesehatan utama, terutama di Sulawesi Tenggara. Kondisi ini dipicu oleh berbagai faktor, sehingga diperlukan kajian untuk memperkuat upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kolono. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2025, menggunakan desain potong lintang dengan pendekatan analitik observasional. Penelitian ini menggunakan sampel konfensional sebanyak 199 ibu dengan balita berusia 1 hingga 5 tahun. Pengumpulan data menggunakan instrumen modifikasi yang dirancang berdasarkan pedoman Kementerian Kesehatan yang menggabungkan dimensi pengetahuan, kepemilikan toilet sehat, pola asuh, pencucian botol susu, akses air bersih, dan pemberian ASI eksklusif. Data dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat dengan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,024), kepemilikan toilet sehat (p = 0,002), pola asuh (p = 0,006), pencucian botol susu (p = 0,021), akses air bersih (p = 0,001), pemberian ASI eksklusif (p = 0,004), dan diare pada balita. Akses terhadap air bersih ditetapkan sebagai faktor paling dominan (OR = 15,854; 95% CI: 3,282–76,588). Implikasinya, peningkatan akses dan kualitas air bersih menjadi prioritas utama dalam upaya pencegahan diare pada balita di tingkat rumah tangga maupun komunitas.