Seleksi pegawai di Divisi Layanan Kas Bank Indonesia memerlukan sistem yang objektif dan efisien untuk memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga. Sistem manual cenderung memakan waktu, kurang akurat, dan rawan subjektivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan menggunakan metode Analisis Profile Matching (APM) yang mampu memberikan penilaian objektif berdasarkan kriteria seperti pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman. Penelitian dimulai dengan tinjauan literatur untuk memahami metode APM, sistem pendukung keputusan, dan studi terkait. Kriteria seleksi pegawai diidentifikasi, dan sistem dibangun untuk mengumpulkan serta menganalisis data calon pegawai. Data tersebut diolah menggunakan metode APM untuk menghasilkan peringkat objektif. Penelitian dimulai dengan tinjauan literatur untuk memahami metode APM, sistem pendukung keputusan, dan studi terkait. Kriteria seleksi pegawai diidentifikasi, dan sistem dibangun untuk mengumpulkan serta menganalisis data calon pegawai. Data tersebut diolah menggunakan metode APM untuk menghasilkan peringkat objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode APM meningkatkan efisiensi proses seleksi hingga 30% dibandingkan metode sebelumnya. Sistem ini juga memberikan tingkat kepuasan pengguna yang tinggi, dengan rata-rata persentase kepuasan admin sebesar 77% dan pengguna sebesar 83,75%. Sistem ini terbukti membantu mengidentifikasi pegawai potensial dengan lebih baik dan memberikan penilaian yang akurat. Temuan ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan sistem pendukung keputusan serta aplikasi praktis di sektor perbankan. Sistem ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan keadilan dalam proses seleksi, tetapi juga membantu dalam identifikasi kesenjangan kinerja yang dapat diperbaiki melalui pelatihan dan pengembangan pegawai.
Copyrights © 2024