Lansia yang rentan terhadap masalah kesehatan fisik dan ketergantungan dalam hal perawatan pribadi seperti tempat tinggal, makan, perawatan medis dan aktivitas sosial sehari-hari akan lebih rentan mempunyai kesejahteraan hidup yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Sari Tanggamus Tahun 2024. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif, metode deskriptif korelatif pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh lansia yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Gunung Sari Tanggamus sebanyak 161 pasien dan akan menggunakan sampel sebanyak 42 sampel. Uji analisis yang digunakan adalah uji chi-square. Berdasarkan analisis univariat diketahui bahwa, sebagian besar responden mendapatkan dukungan keluarga yang rendah berjumlah 18 responden (42,9%) dan sebagian besar responden mempunyai kemandirian yang berat berjumlah 16 responden (38,1%). Berdasarkan hasil uji statistik, didapatkan p-value 0,025 atau p-value 0,05 atau yang artinya terdapat Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kemandirian Lansia dalam Pemenuhan Aktivitas Sehari-Hari di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Sari Tanggamus Tahun 2024. Diharapkan hasil penelitian dapat menjadi gambaran dalam kemampuan lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari jika dukungan keluarga yang optimal diberikan maka lansia terdorong untuk mandiri dalam aktivitas sehari hari, sehingga status kesehatanya meningkat.
Copyrights © 2024